Analytical Balances - Neraca Analitik
Peralatan Laboratorium

Neraca Analitik – Analytical Balances

PT PELITA DWI ASA

Mengenal Fungsi Neraca Analitik – Analytical Balances sebagai alat laboratorium yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur mass zat cair atau zat padat yang sangat kecil dengan tingkat ketelitian tinggi 

Pengertian dan Prinsip Kerja Neraca Analitik

Mungkin tidak awam lagi bagi anda mendengar sebutan Neraca Analitik. Namun, tidak ada salahnya jika kami kembali menjelaskan dan mengenal fungsi neraca analitik secara teknis. Neraca Analitik (Analytical Balances) adalah alat untuk menghitung satuan massa suatu bahan dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Dikatakan memiliki tingkat ketelitian tinggi, karena rancangan neraca jenis ini memang khusus untuk mengukur massa kecil dalam rentang sub-miligram. Secara spesifik bisa kita lihat dari piringan pengukur neraca analitik yang ditempatkan dalam kotak transparan berpintu. Ini dilakukan agar debu serta angin di dalam ruangan tidak akan mempengaruhi operasional penimbangan. Ruang bertutup transparan tersebut, sering disebut juga sebagai pelindung angin.

Sebagaimana yang kami sebutkan sebelumnya bahwa keunggulan dari Analytical Balances-Neraca Analitik adalah tingkat ketelitiannya yang sangat tinggi. Bahkan neraca ini mempunyai ketelitian hingga 0,001 gram (3 digit) dan 0,0001 gram (4 digit). Hal yang perlu diperhatikan dalam pengoperasiannya adalah kita perlu menyesuaikan suhu sampel dengan temperatur ruangan sebelum melakukan penimbangan. Tujuannya agar konveksi alami pembentukan aliran udara pada ruang neraca tidak terjadi yang dapat mengakibatkan terjadinya galat pembacaan. 

Dalam kaidah teknis, prinsip kerja dari neraca analitik adalah mengukur tekanan (gaya tolak) yang dibutuhkan untuk menghitung massa, bukan mengukur massa real. Prinsip kerja ini didukung dengan penerapan teknologi elektromagnetik pada alat agar dapat menghasilkan gaya tolak pada sampel.  Dengan demikian, sebuah neraca analitik akan mengeluarkan hasil akhir yang kita butuhkan dari proses mengukur besarnya gaya tolak untuk membuat kondisinya menjadi setimbang.

Fungsi dan Model Neraca Analitik

Pertanyaan pentingnya adalah apakah perlu kita menyediakan neraca analitik, khususnya di laboratorium? Jawabannya, iya. Keberadaan neraca analitik akan memberikan jaminan validitas atas hasil pengukuran yang kita lakukan. Lebih dalam, mengenal fungsi neraca  setidaknya meliputi fungsi-fungsi berikut : (1) Mengukur massa zat cair atau padat yang sangat kecil; (2) Mengukur massa zat dengan ketelitian tinggi yakni (0.001 – 0,0001 gram); dan untuk (3) Menentukan persentase massa zat terhadap zat yang lain. Dalam laboratorium mikrobilogi misalnya, neraca analitik berguna untuk menimbang bahan yang akan digunakan sebagai media pembentukan bakteri, jamur atau media tanam kultur jaringan. Sementara dalam bidang farmasi, neraca analitik untuk mengakurasi dosis formula dalam meracik obat. Kesalahan menghitung dosis obat, tentunya dapat memberikan efek fatal pada pasien yang menggunakan.   

Neraca analitik sejatinya bisa kita bagi atas model analog dan model digital. Namun dengan mempertimbangkan efektifitas operasional, para user lebih banyak menggunakan model digital. Pilihan tersebut dengan catatan memerlukan sumberdaya listik dalam mengoperasikannya. Kami merekomendasikan 3 model Analytical Balances-Neraca Analitik Digital dari brand produksi yang bersertifikasi internasional, yakni sebagai berikut :

  1. Analytical Balances – OHAUS Pioneer Series, model SPX224/E (Cap. 220 gr – Readability/ketelitian 0.0001 gr)
  2. Analytical Balances – KERN ACJ 200-4M (Cap. 220 gr – Readability/ketelitian 0.0001 gr)
  3. Analytical Balances – SARTORIUS Entris®, model ENTRIS124-1S (Cap. 120 gr – Readability/ketelitian 0.0001 gr)

Kami senang, kami bisa membaginya dengan Anda. Semoga memberi manfaat. Salam hormat dari Kami.  


Neraca Analitik OHAUS PIONEER PX224


Analytical Balances_KERN ABS 220-4N


Neraca Analitik SARTORIUS_ENTRIS124-1S